Alhamdulillah syukur ke hadrat Ilahi, saya berkesempatan untuk menghasilkan laman blog peribadi saya sendiri. Diharap dengan adanya platform ini akan menambahkan lagi kesedaran serta ukhwah diantara sahabat-sahabat yang saya kenali serta yang akan datang.
DAKWAH BUKAN SEKADAR BERCERAMAH TETAPI IA SATU PERJALANAN HIDUP......
Selamat Datang Ke Bloq saya
AHLAN WA SAHLAN
Friday, 13 November 2009 06:17
administrator
Keimanan menghapuskan keresahan dan melenyapkan kebimbangan Keimanan adalah yang diburu oleh orang2 yang bertauhid. Dengan menginggati Allah, hati akan menjadi tenteram, dosa akan diabaikan. Allah akan menjadi redha dan tekanan hidup akan terasa ringan. Setiap kesusahan akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, menginggatkan hamba.
Balaslah perbuatan yang baik dengan yang lebih baik. Berbuatbaiklah kepada semua, padamkan semua api permusuhan, berdamailah dengan musuh dan perbanyakkan kawan.
Kata orang bijak " Jika kejahatan dibalas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan, itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji."
MUALAF Dipilih Pendakwah Negeri Perak Darul Ridzuan.
Menerima Anugerah Tokoh Pendakwah Negeri Perak 2010 di Dataran Perbandaran Taiping pada 26 Februari 2010. Majlis Penganugerahan ini disempurnakan oleh Sultan Perak, Sultan Azlan Shah. Nota : Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada JAIPk dan MAIPk, MACMA Ipoh (Persatuan Cina Muslim), AJK Masjid Muhammadiah, sahabat2 bloger, sahabat2 saudara muslim, badan2 NGO dan keluarga saya diatas kerjasama dan sokongan yang diberikan. Jasa tuan2 semua akan diingati selama-lamanya.
Kecantikan seorang lelaki bukan kepada rupa fizikal tetapi pada murni rohani.
Lelaki yang cantik adalah :
Lelaki yang mampu mengalirkan airmata untuk ingatan.
Lelaki yang sedia menerima segala teguran.
Lelaki yang memberi madu setelah menerima racun.
Lelaki yang tenang dan lapang dada.
Lelaki yang baik sangka.
Lelaki yang tak pernah putus asa.
Lelaki yang tidak pernah meminta sebaliknya menyenangkan.
Lelaki yang tidak melukakan tetapi mengembirakan.
LELAKI-LELAKI
Dulu, Bila disebut lelaki, Wanitanya mendongak megah, Lelaki kami Asadullah, Saifullah, Tokoh ramai tak terkira,
Kini, Bila diesebut lelaki, Wanitanya menunduk lemah, Tokoh kami sedikit sekali, Ramainya, boneka Yahudi.
Dulu, Bila disebut lelaki, Wanitanya tenang di hati, Lelaki kami menjaga, melindungi,
Kini, Bila disebut lelaki, wanitanya mula cabut lari, lelaki pengkhianat, perogol bersiri.
Dulu Bila seorang wanita teraniaya, Sepasukan kuda putih membela, Al - Mu'tasim kebanggaan wanita,
Kini, Ribuan wanita suci dipenjara, Fatimah diperkosa minta dibela, Lelaki tunduk x bertenaga.
Dulu, Bila wanita dibawah jagaannya, Lelaki memagari sehabis daya, Tiada siapa berani menggoda.
Kini, Bila wanita di bawah jagaannya, Lelaki tak kisah auratnya terbuka, Wanitanya dibiar bebas, binasa.
Dulu, Lelaki bermatian mencipta sejarah, Kental berjihad, tekun berdakwah,
Kini, Lelaki hanya menyanjungi sejarah, Diri bermalasan tenaga tak dikerah.
Dulu, Lelaki memperjuang deen dan ummah, Al - Farouq , Zunurain mati terbunuh,
Kini, Lelaki memperjuangkan diri dan kroninya, Hingga sanggup membunuh.
Dulu, Lelaki bersatu menghadapi musuh, Angkatannya kuat dan teguh,
Kini, Lelakinya berpuak dandan berpecah, Kembalilah lelakiku!!!!!!!!!! Pada kelakian mu,Kembalilah lelakiku!!!!!!!!!! Kami rindukan lelaki dulu,Kembalilah lelakiku!!!!!!!!!! Acuan madrasuh rasul.
PILIHAN ANTARA IBU DAN PASANGAN.
Bila seronok, aku cari....pasanganku Bila sedih, aku cari....Mak Bila berjaya, aku ceritakan pada....pasanganku Bila gagal, aku ceritakan pada....Mak Bila bahagia, aku peluk erat....pasanganku Bila berduka, aku peluk erat....Emakku Bila nak bercuti, aku bawa....pasanganku Bila sibuk, aku hantar anak ke rumah....Mak Bila sambut valentine.. Aku bagi hadiah pada pasanganku Bila sambut hari ibu...aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Ibu" Selalu.. aku ingat pasanganku Selalu.. Mak ingat kat aku Bila-bila... aku akan talipon pasanganku Entah bila... aku nak talipon Mak Selalu...aku belikan hadiah untuk pasanganku Entah bila... aku nak belikan hadiah untuk Emak Renungkan: "Kalau kau sudah habis belajar dan berkerja... bolehkah kau kirim wang untuk Mak? Mak bukan nak banyak... lima puluh ringgit sebulan pun cukuplah".
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau Mak sudah tiada.......... MAKKKKK...RINDU MAK.... RINDU SANGAT....
Berapa ramai yang sanggup menyuapkan ibunya.... berapa ramai yang sanggup mencuci muntah ibunya..... berapa ramai yang sanggup. mengantikan lampin ibunya..... berapa ramai yang sanggup..... membersihkan najis ibunya....... berapa ramai yang sanggup....... membuang ulat dan membersihkan luka kudis ibunya.... berapa ramai yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya.....
Dan akhir sekali berapa ramai yang sembahyang JENAZAH ibunya......
RENUNGAN BERSAMA UTK WANITA DAN LELAKI. Allah berfirman:bermaksud "Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan " "Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya " "Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh " "Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya " "Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya " "Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu" "Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan dan ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan." "Kau tahu;kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang iatampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya.""Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya.. Tempat dimana cinta itu ada."
Kesayangan kepada seseorang......
Bila kita sayang orang itu Kita tunggu dia lama pun tak pe Tapi bila dia tunggu kita??? dia marah2 Hati kata alaaa, adatlah ada yang menunggu dan ditunggu
Bila kita sayang orang itu Kita tak tidur pun tak pe layan dia yang tengah bosan Tapi bila kita bosan...ada dia layan kita?? Hati kata tak pe...dia busy kot..
Bila kita sayang orang itu Kita gaduh dengan dia, kita diam je Tp dia heboh satu dunia Hati kata tak pe..dia tension tuu
Bila kita sayang orang itu Kita call nak ckp ngan dia Tp dia bagi phone kat org lain atau matikan Bila jadi macam tu...tak pe Hati kata tak pe...layan je..kawan dia..kawan kita gak
Bila kita sayang orang itu Kita bercerita dgn dia,,cerita dengan tunggul lg baik Tp bila dia bercerita dengan kita Kita dgr, sepatah2 kita kena ingat...kalu tak ingat kita yang kena marah Hati kata tak pe...sayang katakan…
Bila kita sayang orang itu Kita dan dia lapar Tp kita bagi semua roti kita kat dia Hati kata...alaa...jagalah hati dia...kesian dia….
Bila kita sayang orang itu Kita sanggup bagi dia rest bila dia letih, Tp bila kita letih, dia suruh jugak kita layan dia bila dia bosan Adil ker? Hati kata, ala bukan selalu pun..
Bila kita sayang orang itu Kita jadi macam org gila bila dengar dia sakit, Tp bila kita sakit, Dia siap keluar dengan kwn2 dia meraikan hari kesakitan kita, Hati kata, ala..tak pe, takkan dia nak berkepit dengan kita 24 jam
Bila kita sayang orang itu Kita sayang nak tinggalkan dia selama2nya Tp dia tak tahu kita berdepan dgn maut, Walau pun kita sakit, dia kata kat kita..sakit biasa2 je... jangan nak mengarut.. Hati kata... macamanalah dia bila kita takde..mesti dia happy,
Bila kita sayang orang itu Kita tak sanggup tengok dia derita Tp dia tak pernah hargai diri kita Hati kata...tau tak betapa kita sayangkan dia????
Bila kita sayang orang itu Kita sanggup tinggalkan dia selama2nya utk dia bahagia Tp adakah dia tahu pengorbanan kita?? Hati kata....tak pe...janji dia bahagia
Dan…… Bila kita dan tinggalkan dia selama2nya Dia dtg ziarah pusara kita Dia kata Dia minta maaf sebab pernah mengata kita Dia minta maaf sebab pernah bagi kita tunggu dia Dia minta maaf sebab pernah paksa kita layan dia time bosan Dia minta maaf sebab pernah heboh satu dunia salah kita Dia minta maaf sebab pernah tak hiraukan call kita Dia minta maaf sebab pernah tak dengar luahan hati kita Dia minta maaf sebab pernah bagi kita kelaparan sbb kita Dia minta maaf sebab pernah ganggu waktu rehat kita Dia minta maaf sebab tak pernah hiraukan sakit kita Dia minta maaf sebab pernah pentingkan diri dia sendiri Dia minta maaf sebab tak pernah tengok penderitaan kita
NAMUN SEMUANYA TELAH TERLAMBAT....
HARGAILAH ORANG2 YG KITA SAYANG.....
...............
Jangan bersedih. Sesungguhnya pengampunan Allah itu, lebih luas dari kemarahan-Nya.
Tiada manusia sempurna
Tiada manusia sempurna. Selain Rasul dan Nabi, tiada lagi yang maksum selain mereka. Semua manusia melakukan dosa.Namun, sebaik-baik pembuat dosa, adalah mereka yang bergerak pulang kepada Allah SWT.Memang, orang akan hina kita, orang akan perli kita, orang akan kata pada kita itu dan ini. Memang sukar berhadapan dengan semua kritikan dan hinaan itu. Namun kita kena tabah. “Tiada seorang Muslim yang menderita kelelahan atau penyakit, atau kesusahan hati, bahkan gangguan yang berupa duri melainkan semua kejadian itu akan berupa penebus dosanya.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)Sematkan dalam diri kita bahawa, semua kritikan, perlian, hinaan itu adalah balasan terhadap dosa kita. Kita kena bersabar melalui balasan yang Allah beri itu, di samping kita juga bergerak mempertingkatkan diri kita. Jangan kita terfikir untuk membalas hinaan mereka dengan hinaan, atau berfikir untuk berhenti dari perubahan kepada kebaikan. Kalau kita berhenti, maka kita sebenarnya telah tertipu oleh syaitan yang mati-matian cuba menghalang kita daripada Allah SWT. Tiada manusia sempurna, bila berbuat dosa itu adalah lumrah sebagai manusia.
Namun, apabila kita ini sedar dan berusaha bangkit dari dosa kita, maka kita sebenarnya adalah yang terbaik dari kalangan manusia. Hal ini kerana, kita termasuk dalam golongan yang dicintai Allah SWT. “Sesungguhya Allah amat mencintai mereka yang sering bertaubat dan membersihkan diri” Surah Al-Baqarah ayat 222.
Nafkah batin bukan sekadar seks semata mata
Kita diwajibkan mempelajari ilmu fekah sebagaimana penekanan Allah menerusi firmannya bermaksud: “Ketahuilah! Bahawa dianjurkan bagi seorang suami memerintahkan isterinya(dan mengingatkannya dengan nada yang lembut) dan menafkahinya menurut kadar kemampuannya dan berlaku tabah (jika disakiti oleh isterinya) dan bersikap halus kepadanya dan mengarahkannya ke jalan yang baik dan mengajarnya akan hukum-hukum agama yang perlu diketahui olehnya iaitu hukum bersuci, haid dan ibadah-ibadah (yang wajib dan sunat).”
Justeru itu, suami mesti mengajarkan isterinya cara-cara mandi hadas dan berwuduk serta masalah haid, nifas dan wiladah. Juga mengenai cara-cara menyucikan najis serta pembahagian air yang wajib untuk dibuat bersuci, hukum halal dan haram serta banyak lagi. Tujuan mempelajari ilmu tasauf pula supaya setiap amalan yang dilaksanakan itu benar-benar ikhlas dan dijauhkan daripada bersifat Selain daripada perkara-perkara asas tersebut suami juga bertanggungjawab mendidik isteri, berakhlak mulia terhadapnya dan terhadap anak-anak, ibubapa, sesama isterinya sekiranya ada, rakan-rakan, jiran tetangga serta masyarakat. Suami perlu memberitahu isteri tentang adab seorang isteri bersopan santun dalam segala percakapan dan tindakannya. Juga tentang akhlak semasa bersama anak-anak iaitu berbual dengan mereka dengan bahasa yang baik dan jangan suka memaki-hamun mereka dengan bahasa yang kesat. Kerana sesungguhnya kata-kata ibu itu mengandungi doa; jika tercetus dari mulut ibu kata-kata seumpama “Beruk punya anak1″ maka lahirlah watak beruk pada si anak yang sukar untuk dilentur perangainya.
Ajarkan juga isteri supaya menghormati dan beradap sopan ketika berhadapan dengan ibubapa dan mertuanya. Memuliakan keluarga suami lebih daripada yang lain. Sentiasa memberi nasihat kepada isteri jika ia suka mengumpat, berleter atau memfitnah jiran tetangganya. Ingatkan isteri supaya jangan suka menceritakan keburukan dan kelemahan suami kepada orang lain.
Selalu ingatkan isteri supaya banyak bersabar dalam menempuh segala ujian dan perintah-perintah Allah swt. Ajarkannya batas-batas aurat dan batas-batas pergaulan seorang wanita. Pastikan auratnya terkawal ketika pergaulan dengan sanak saudara, sahabat-sahabat perempuan, dan ketika berhadapan dengan lelaki yang bukan muhramnya. Dan supaya isteri tidak keluar rumah tanpa izin daripada suami. Isteri yang berjaya dididik dengan baik akan menjadi insan yang patuh kepada Allah dan taat pada suaminya dikala susah mahupun senang. Dia akan menjadi insan yang sentiasa menjadi pendorong serta penasihat kepada suami dalam hal-hal kebaikan, malah sentiasa mendoakan keselamatan ke atas suaminya pada setiap waktu.
Kesimpulannya, inilah sebahagian daripada tanggungjawab suami dalam menunaikan nafkah batin kepada isteri. Kiranya suami jahil dan tidak mampu untuk mengajar isteri dan anak-anak, dia wajib berusaha mencari guru yang mampu mengajar. Semoga dirinya dan ahli keluarganya terselamat daripada seksa di akhirat kelak.
Ibnu Abbas pernah berkata: :Berilah pengertian agama kepada mereka (ahli keluarga) dan berilah pelajaran budi pekerti yang bagus kepada mereka. ” Kebenaran tetap ada walau dalam kesamaran.
Jatuh cinta kerana Allah atau nafsu Besar sungguh jasa Allah dari menciptakan, menghidupkan dan memberi rezeki, suami, isteri, rumah dan macam-macam lagi yang dengannya kita boleh lalui kehidupan dengan aman bahagia. Alangkah biadapnya kita kalau segala pemberian Allah itu kita ambil tapi lupa untuk ucapkan terimakasih, lupa pada yang memberi. Walhal, Allah boleh saja menyusah dan menyenangkan kita dengan kehendaknya.
Oleh itu orang yang betul kenal dan beradab, dia malu pada Allah. malah kerana malunya itu dia tidak nampak yang lain lebih hebat dari Allah. Cintanya tertumpu pada Allah, dan penyerahan diri pada Allah sungguh-sungguh. Setiap saat menanggung rindu lalu masanya dihabiskan untuk berbisik-bisik dengan kekasihnya. Sehingga kerana terlalu mendalam cinta pada Tuhan ada hamba Allah yang berkata, “Wahai Tuhan, aku mencintai Engkau bukan kerana takutkan neraka-Mu. tapi kerana Zat-Mu, ya Allah. Aku rela masuk neraka kalau itulah kemahuan-Mu.”
Itulah rintihan hati seorang wali perempuan Rabiatul Adawiyah dalam munajatnya dengan Allah. Dia menyatakan dua cinta tidak boleh duduk dalam satu hati. Bila cinta Allah sudah penuh dalam hatinya, maka tidak ada tempat lagi untuk cinta selain dari itu. Ada orang mangatakan: “jika kau berikan hatimu ataupun cintamu pada manusia nescaya dia akan merobek-robekkannya . tapi kalau hati yang pecah itu diberikan kepada Allah nescaya dicantum-cantumkan- Nya. Ertinya cinta dengan Allah pasti berbalas. Dan Allah tidak membiarkan orang yang dicintai-Nya menderita di akhirat.” Jadi seorang yang bijak dan beradab akan meletakkan kecintaan yang besar pada Allah, pada Rasulullah dan barulah pada makhluk-makhluk lain di samping-Nya. Itulah perletakan cinta yang betul dan menguntungkan di dunia dan juga di akhirat. Itulah dia cinta kita pada Allah swt yang patut kita letakkan.
Begitulah betapa cinta yang dulunya datang dari nafsu dapat dipadamkan bila dia kenal dan cinta pada Allah. Cinta Allah ialah taraf cinta yang tinggi. Kemuncak cinta ini ialah pertemuan yang indah dan penuh rindu di syurga yang dipenuhi dengan kenikmatan. Cinta pada Allah akan lahir bagi orang sudah cukup kenal akan Allah. Kerana cinta lahir bersebab. kalau wanita cinta pada lelaki kerana kayanya, baiknya, tampan dan sebagainya dan lelaki cinta wanita kerana cantik, baik, lemah lembut dan sebagainya maka bagi mereka yang berakal akan rasa lebih patut dicurahkan rasa cinta pada Allah kerana segala kenikmatan itu datangnya dari Allah. Ibu bapa, suami, isteri, sahabat handai dan siapa saja yang mengasihi dan mencintai kita, hakikatnya itu semuanya datang dari Allah. Kebaikan, kemewahan dan kecintaan yang diberikan itupun atas rahmat dan kasihan belas Allah pada kita. Sehingga Allah izinkan makhluknya yang lainnya cinta pada kita. Walhal Allah boleh bila-bila masa menarik balik rasa itu dari hati orang-orang tadi kalau Allah mahu.
Allah yang menciptakan kita makhluk-Nya, kemudian diberinya kita berbagai-bagai nikmat seperti sihat, gembira, dan macam-macam lagi. Samada masa kita ingat pada-Nya ataupun masa kita lalai, tetap diberi-Nya nikmat-nikmat itu. Begitulah, kebaikan Allah pada kita terlalu banyak sebagaimana firman-Nya: yang bermaksud: “Kalau kamu hendak menghitung nikmat-nikmat Allah, nescaya kamu tak terhitung.”
Kalau berlaku antara suami isteri maka isteri akan letak seluruh ketaatan pada suami, berkhidmat dan melayan suami tanpa jemu-jemu. Sama ada waktu suami tunjukkan sayang atau masa suami marah-marah. Sama ada suami kaya atau miskin, atau suami kahwin lagi, cinta isteri pada suami tidak belah bagi. salah satu contohnya penderitaan mengundang bahagia. Kerana cintanya pada suami datangnya dari Allah hasil dari ketaqwaan isteri. Datanglah ribut taufan, angin putting beliung melanda rumah tangga, isteri tetap memberikan cintanya yang utuh dan teguh.
Begitu juga suami, cinta pada isteri tidak kira isteri itu muda atau tua. Samada pada hatinya. Selagi isteri taat pada Allah, isteri tetap dikasihinya. Kalau dia ada empat isteri, tentulah isteri-isteri akan tertanya-tanya, pada isteri manakah yang suami paling cinta? Kalau cinta itu bersumber dari Allah, tentu isteri yang paling taqwalah yang paling layak dicintai oleh suami lebih dari isteri-isteri lain. Sebagaimana Rasulullah lebih mencintai Aisyah kerana taqwa Aisyah lebih tinggi dari istei-isteri lain. Rasulullah saw akui sendiri hanya bersama Aisyah saja, dalam satu selimut baginda pernah diberi wahyu. Tapi tidak pernah berlaku semasa baginda satu selimut dengan isteri-isteri yang lain.
Sumber cinta yang datang dari Allah akan meletakkan Allah yang paling tinggi dan utama. Bila berlaku pertembungan antara cinta Allah dengan cinta pada makhluk maka cinta Allah dimenangkan. Misalnya seorang isteri yang cinta suaminya. Tiba-tiba suami larang isteri melakukan ketaatan pada Allah dalam hal tutup aurat, walhal tutup aurat itu Allah tuntut. Maka kecintaan pada Allah itu akan mendorongnya untuk laksanakan perintah-Nya walaupun suami tidak suka ataupun terpaksa kehilangan suami. Sanggup dilakukan sebagai pengorbanan cintanya pada Allah. Sebaliknya kalau dia turut kemahuan suami ertinya kata cinta pada Allah hanya pura-pura, cintanya bukan lagi bersumberkan Allah tapi datang dari nafsu. Cinta yang datang dari Allah menyebabkan seseorang cukup takut untuk melanggar perintah Allah yang kecil, apalagi yang besar, lagi dia gerun. Seorang yang sudah dapat mencintai Allah, cinta yang lain-lain jadi kecil dan rendah padanya. Sejarah menceritakan kisah cinta Zulaikha terhadap Nabi Yusuf. Sewaktu Zulaikha dibelenggu oleh cinta nafsu yang berkobar-kobar pada Nabi Yusuf, dia sanggup hendak menduakan suaminya, seorang menteri. Bila Nabi Yusuf menolak keinginannya, ditariknya baju Nabi Yusuf hingga terkoyak. Akibat dari peristiwa itu Nabi Yusuf masuk penjara. Tinggallah Zulaikha memendam rindu cintanya kepada Yusuf.
Penderitaan cinta yang ditanggung oleh Zulaikha menyebabkan dia bertukar dari seorang perempuan cantik menjadi perempuan tua yang hodoh. Matanya buta kerana banyak menangis terkenangkan Yusuf, hartanya habis dibahagi- bahagikan kerana Yusuf. Sehingga datanglah belas kasihan dari Allah terhadapnya. Lalu Allah mewahyukan agar Nabi Yusuf mengahwini Zulaikha setelah Allah kembalikan penglihatan, kemudaan dan kecantikannya seperti di zaman gadisnya. Peliknya, bila Zulaikha mengenal Allah, datanglah cintanya pada Allah sehingga masanya dihabiskan untuk bermunajat dengan Allah dalam sembahyang dan zikir wirid sehingga terlupa dia hendak melayan kemahuan suaminya Yusuf yang berhajat kepadanya. terpaksa Nabi Yusuf menunggu Zulaikha menghabiskan sembahyangnya, hingga hampir hilang kesabaran Nabi Yusuf lantas ditariknya baju Zulaikha sehingga koyak; sebagaimana Zilaikha pernah menarik baju Nabi Yusuf seketika dulu.